Thursday, 24 November 2011

KEADAAN NERAKA DAN PENGHUNINYA (PART 4)


Abul-Laits meriwayatkan dengan sanadnya dari Abu Hurairah r.a. berkata: “Nabi Muhammad s.a.w bersabda: “Allah memanggil Malaikat Jibril dan menyuruhnya melihat syurga dengan segala persiapannya untuk ahlinya, maka ketika kembali berkata Jibril: Demi kemuliaanMu, tiada seorang yang mendengarnya melainkan ia akan masuk kedalamnya, maka diliputi dengan serba kesukaran, dan menyuruh Jibril kembali melihatnya, maka kembali melihatnya, kemudian ia berkata: Demi kemuliaanMu saya khuatir kalau-kalau tiada seorang pun yang masuk kedalamnya. Kemudian disuruh melihat neraka dan semua yang disediakan untuk ahlinya, maka kembali Jibril dan berkata: Demi kemuliaanMu tidak akan masuk kedalamnya orang yang telah mendengarnya, kemudian diliputi dengan kepuasan syahwatnya, dan diperintah supaya kembali melihatnya kemudian setelah dilihatnya kembali, berkatanya: Saya khuatir kalau tiada seorangpun melainkan akan masuk kedalamnya.”
[Yang tersirat: Susah bagi manusia untuk memasuki Syurga tetapi mudah bagi mereka untuk memasuki neraka, SEBABNYA? Manusia amat gemar memenuhi kepuasan syahwatnya berbanding bersabar dan menahannya.]
Juga Nabi Muhammad s.a.w bersabda: “Kamu boleh menyebut tentang neraka sesukamu, maka tiada kamu menyebut sesuatu melainkan api neraka itu jauh lebih ngeri dan lebih keras daripadanya.”
Abul-Laits meriwayatkan dengan sanadnya dari Maimun bin Nahran berkata: “Ketika turun ayat (yang berbunyi) Wa inna jahannam lamau’iduhum ajma’in (yang bermaksud) Sesungguhnya neraka jahannam itu sebagai ancaman bagi semua mereka. Salman meletakkan tangan diatas kepalanya dan lari keluar selama tiga hari baru ditemuikannya..       
                                                                                                     --->bersambung

Wednesday, 23 November 2011

Lumrahnya Manusia


Lumrah manusia yang selalunya tidak pernah merasa puas dengan apa yang mereka ada, dapat sedikit merungut… dapat banyak tak juga puas-puas.. seperti kata pepatah ‘ dah beri betis, nak peha pulak’ apa sebenarnya yang mahu dikejarkan? Apa sebenarnya yang mahu dicapai dari kehidupan di dunia ini.. apa sebenarnya tujuan hidup ini?
Terjaminkah anda akan bahagia dengan harta dan wang ringgit yang banyak? Terjaminkah anda akan bahagia dengan cinta manusia yang kadang palsu kadang sementara?.. kenapa masih banyak berdalih? Sedangkan sudah terang lagi bersuluh.. hidup ini tidak kekal, kematian pasti akan menjemput.. dan apakah bekalan anda pada masa itu?.. adakah sudah mencukupi? Bagaimana pula dengan dosa yang semakin hari semakin bertimbun, adakah sempat untuk kita bertaubat?
Bermacam persoalan menghantui diri dan hanya satu jawaban pasti.. ALLAH lah penyelamat Yang Paling berkuasa dan tiada tolok bandingannya, dan kepadanya lah kita wajib menyembah dan memohon belas kasihan hanya itu jalan yang paling selamat hanya itu yang pasti menjanjikan kebahagiaan abadi.


Walau terkadang kita jatuh tersungkur, tak apa.. bangunlah kembali.. dan jangan putus asa! Sememangnya kita manusia yang lemah.. akuilah! Kerana itu akan membantu kita menghadapi kejatuhan  itu. jika kita membiarkan sikap bongkak dan angkuh menguasai diri, kelak nanti di saat kita terjatuh kita pasti akan menghadapi kesukaran untuk bangun semula.
Jangan biarkan diri terlalu tertekan.. kerana ia akan menyebabkan unsur-unsur negatif menguasai diri. Saat tertekan berusahalah untuk mengatasinya, buatlah sesuatu yang mampu mengembirakan hati.. atau cara terbaik adalah dengan beristighfar insyaAllah pasti akan tenang kembali hati itu.
Hidup takkan selamanya indah.. pasti ada pasang surutnya.. oleh itu kita harus menyiapkan diri untuk menghadapi apa-apa jua kemungkinan.. semestinya sukar.. tetapi apa pun harus juga kita laluinya.. semoga kita dapat menghadapi apa jua rencana yang telah Tuhan tuliskan untuk kita dan yang paling penting tidak terpesong dari jalan lurusNya.